20.4.14

Seorang kawan pernah berkata, "Mencari teman hidup itu bukan perihal tampang, harta, apalagi gelar, tapi tentang seseorang yang mau duduk bersamamu sampai rambut memutih dan raga


 tak mampu lagi berbuat banyak." Aku rasa dia benar, banyak dari kita terdistorsi dengan tampang dan gaya, lupa bahwa sebenarnya berkomitmen itu tentang berkomunikasi. Aku selalu


 percaya, cinta adalah reaksi kimia, gabungan feromon, endorfin, dan serotonin. Setelah beberapa tahun, zat-zat tersebut akan hilang dari pasangan. Iya, cinta bisa menghilang. Lalu


 kenapa kakek-nenekku bisa bertahan hidup berdua sampai mereka meninggal? Karena saat cinta menghilang, mereka punya sesuatu yang disebut kasih sayang, keterbiasaan, empati, dan tentu 


saja, komunikasi. Jadi, untukmu, aku nggak tahu sampai kapan aku bisa jatuh cinta padamu, tapi aku bisa jamin, aku akan jadi orang yang terbangun di sebelahmu dan mengatakan, "hidup akan


 baik-baik saja selama kita memiliki kita." - Fiersa Besari